Instagram Persiapkan Feature AI Friend, Rekan Virtual untuk Menceritakan dan Tukar Piikiran

Instagram Persiapkan Feature AI Friend, Rekan Virtual untuk Menceritakan dan Tukar Piikiran

MGO303, Jakarta – Instagram diberitakan sedang kerjakan feature baru yang disebutkan ‘AI friend’ atau rekan AI. Sama dengan namanya, melalui feature baru ini pemakai dapat membuat rekan AI sesuai keperluan mereka.

D ikutip dari Indian Kilat, Senin (6/11/2023), Alessandro Paluzzi tuliskan di program X jika rekan AI di Instagram akan bisa jawab pertanyaan pemakai, tukar pikiran, bahkan juga mengulas rintangan apa pun itu.

Liputan6.com, Jakarta – Instagram diberitakan sedang kerjakan feature baru yang disebutkan ‘AI friend’ atau rekan AI. Sama dengan namanya, melalui feature baru ini pemakai dapat membuat rekan AI sesuai keperluan mereka.

D ikutip dari Indian Kilat, Senin (6/11/2023), Alessandro Paluzzi tuliskan di program X jika rekan AI di Instagram akan bisa jawab pertanyaan pemakai, tukar pikiran, bahkan juga mengulas rintangan apa pun itu.

Instagram Tes Feature Carousel Kolaboratif

Disamping itu, Instagram diberitakan sedang mengetes feature baru yang memungkinkannya pemakai bekerjasama dengan rekan dalam upload carousel.

Dikutip The Verge, Senin (30/10/2023), saat pemakai mengupload upload MGO55 carousel, Instagram akan memberikan pilihan baru yang meluluskan penganut mengirim video dan foto mereka ke upload itu.

Walau demikian, video dan foto itu tidak dipertambah ke upload secara standar. Ini karena, pemilik upload harus menyepakatinya lebih dulu saat sebelum dipertambah.

CEO Instagram Adam Mosseri membagi tangkapan monitor feature baru itu di upload Threads-nya. Feature yang dikatakan sebagai Carousel kolaboratif akan mempunyai knop “tambah ke upload” di sudut kiri bawah.

Awalnya, Instagram telah mempunyai feature kerjasama yang memungkinkannya konten creator bisa bekerjasama dengan konten creator lain di basis untuk membikin upload feed atau Reels semenjak tahun 2021 kemarin.

Posting-an atau Reels kerjasama itu akan ada bersama ke tiap penganut konten creator. Tidak itu saja, dengan feature kerjasama, komentar, jumlah penyiaran, dan jumlah like akan sama.

Sekedar diketahui, feature kerjasama ini bisa diaktifkan dari monitor penandaan atau tag. Kemudian, akun konten creator yang diminta kerjasama harus terima undangan itu.

Instagram Tes Knop Meta Verified

Awalnya, CEO Instagram Adam Mosseri mengutarakan jika basis media sosialnya sedang mengetes knop yang memungkinkannya pemakai cuma bisa menyaksikan kiriman dari pemakai Meta Verified alias contreng biru.

“Kami mempelajari ini sebagai kontrol baru untuk warga dan langkah supaya usaha dan inisiator bisa diketemukan,” tulis Mosseri di saluran broadcast-nya.

Mencuplik The Verge, Rabu (25/10/2023), knop Meta Verified akan ada sebagai pilihan di bawah daftar beberapa orang yang di ikuti alias Following dan Favorite (Favourites) saat pemakai mengetok simbol Instagram pada bagian atas program.

Karena ada knop baru ini, akun-akun yang mempunyai contreng biru alias Meta Verified bakal tampil lebih mencolok di feed Instagram.

Awalnya, harus dipahami jika untuk memperoleh klarifikasi dari Meta, pemakai perlu bayar sebesar USD 11,99 (Rp 190 ribu) di website atau USD 14,99 (Rp 238 ribu) di program.

Meskipun begitu, tidak diterangkan berapa besar rasio test itu atau siapakah yang kemungkinan mempunyai akses atas knop Meta Verified. Tetapi, Mosseri sendiri terbuka jika beberapa orang berminat untuk menguji penyempurnaan dari Instagram ini.

Instagram dan Facebook Sekarang Punyai Service Berbayar, Pemakai Tidak Perlu Kembali Saksikan Iklan

Belakangan ini, Facebook dan Instagram mengeluarkan service berlanggan bebas iklan di beberapa Eropa. Beberapa pemakai dua basis punya Meta ini akan dikenai ongkos sejumlah 9,99 euro (Rp 165,6 ribu) /bulan untuk pengalaman bebas iklan.

Tetapi, berlangganan berbayar Facebook dan Instagram ini tidak ada di Inggris, sama seperti yang d ikutip dari BBC News, Rabu (1/11/2023).

Service berbayar ini akan terbatas untuk pemakai di Uni Eropa, Daerah Ekonomi Eropa, dan Swiss mulai November 2023. Untuk tahapan awalnya, service berbayar dari Meta cuma bisa dijangkau oleh beberapa orang yang berumur di atas 18 tahun.

Meta menjelaskan, berlangganan anyarnya ini untuk menangani kekuatiran UE, bukan mendapatkan uang.

Sebagai informasi, Meta mencari langkah untuk menyiarkan iklan ke angkatan muda di UE tanpa menyalahi ketentuan. Ingat, di bulan Januari 2023 lantas, Meta didenda 390 juta euro (Rp 6,5 triliun) karena menyalahi ketentuan data UE sekitar iklan.

“Opsi untuk warga untuk beli berlangganan tanpa iklan, menyamakan syarat regulator Eropa sekalian memberi opsi ke pemakai dan memungkinkannya Meta untuk selalu layani semuanya orang di UE, EEA, dan Swiss,” ungkapkan Meta.

“Kami menghargai semangat dan tujuan ketentuan Eropa yang semakin berkembang ini, dan memiliki komitmen untuk mematuhinya,” sambungnya.

Walau tawarkan berlangganan berbayar, Meta masih tetap memberi MGO777 opsi ke pemakai untuk selalu memakai Facebook dan Instagram dengan gratis.

Perlu dikenang, service berbayar ini sedikit akan tambah mahal jika pemakai abonemen lewat program iOS dan Android. Adapun ongkos tambahan yang dikenai ialah 3 euro (Rp 50,5 ribu) /bulan.

Sementara ongkos tambahan itu tidak ditanggung jika pemakai berlanggan lewat website Facebook dan Instagram. Lantas, mulai Maret 2024, pemakai harus bayar ongkos berlangganan semakin lebih besar untuk akun tambahan yang mereka, seperti account personal atau akun usaha.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *